Apa Itu Reksadana ? dan Keuntungan Investasi Reksadana Bagi Investor Pemula !

 


Reksadana merupakan alternatif pilihan investasi bagi investor pemula selain investasi di bidang tanah, emas, properti, deposito dan saham, selain itu reksadana juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk masyarakat yang mempunyai keterbatasan modal, keterbatasan waktu, dan keterbatasan dalam kemampuan mengelola keuangan.

Jadi apa itu reksadana ? Reksadana adalah kumpulan dana yang didapat dari investor yang nantinya akan dikelola oleh manajer investasi untuk di investasikan dalam bentuk portofolio ( kumpulan instrumen investasi seperti saham, obligasi, deposito dan lainnya )

Sistem Kerja Reksadana
Reksadana memiliki sistem kerja yang dimana dana yang di himpun dari investor akan dikelola oleh manajer investasi sehingga akan menghasilkan keuntungan, manajer investasi akan mengelola dana keuangan yang di himpun dari investor ke berbagai instrument investasi seperti : Saham, Obligasi, Deposito Berjangka, Sertifikat Bank Indonesia ( SBI ) dan instrumen lainnya, selain itu tugas manajer investasi adalah memantau portofolio investasi dan melaporkannya ke investor reksadana.

Dari penjelasan sistem kerja reksadana diatas dapat disimpulkan ada 3 poin penting yang harus dipahami :

1. Himpunan Dana Investor
Reksadana merupakan wadah untuk menghimpun dan dari para investor individu, lembaga atau badan hukum usaha untuk dikelola.

2. Portofolio Investasi
Selanjutnya dari dana yang terkumpul dari reksadana akan di investasikan ke beberpa instrumen investasi seperti : Saham, Deposito, Obligasi dan lainnya

3. Manajer Investasi
Manajer investasi merupakan pihak yang akan mengelola, memantau dan melaporkan dana milik investor.

Keuntungan Investasi Reksadana

1. Waktu lebih efisien untuk investor
Bagi investor pemula reksadana merupakan intrumen investasi yang tepat untuk dipilih, karena pemodal tidak perlu repot-repot untuk memantau kinerja investasinya, karena dana investasi akan dikelola oleh profesional manajer investasi yang tentunya memiliki kemampuan untuk membaca peluang dalam berinvestasi.

2. Resiko Relatif Rendah
Dengan peyebaran aset dalam beberapa instrument investasi membuat resiko lebih rendah dalam mengalami kerugian selain itu reksadana juga dapat mengoptimalkan keuntungan dengan level resiko tertentu.

3. Memilik Potensi Pertumbuhan Nilai Investasi
Dengan menghimpun dana dari masyarakat yang melakukan investasi, reksadana mempunyai kekuatan penawaran untuk memperoleh tingkat pengembalian investasi yang lebih tinggi.

4. Tidak memerlukan dana yang besar
Jika anda tidak mempunyai dana yang besar anda bisa melakukan investasi reksadana ini mulai dari 100.000 banyak platfrom investasi yang menyediakan ini.

Selain keuntungan yang ditawarkan tetap ada kekurangan dari investasi reksadan seperti :

1. Penurunan nilai aset investasi
Fluktuasi suku bunga di pasar uang dapat mempengaruhi reksadana karena harga intrumen investasi seperti saham, obligasi dan surat beharga lainnya akan mengikuti fluktuasi suku bunga, jadi bisa saja menurunkan nilai aset investasi

2. Tidak Dijamin LPS ( Lembaga Penjamin Simpanan )
Sebaiknya anda memahami resiko-resiko dalam investasi, reksadana tidak mendapat jaminan lembaga penjamin simpanan karena merupakan produk investasi, LPS hanya menjaminkan produk simpanan uang seperti tabungan dan deposito

3. Resiko Liquiditas
Liquiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi segala kewajibannya, hal ini berkaitan dengan manajer investasi yang akan kesulitan membayar uang jika sebagian besar pemegang reksadana menjual kembali.

Tips Investasi Reksadana :
  • Pahami resiko dalam berinvestasi reksadana
  • Memilih manajer investasi dan perusahaan terpercaya
  • Bijak dalam menentukan jumlah dana investasi
Itulah artikel tentang reksadana semoga bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan artikel ini jika dirasa bermanfaat.