Berinvestasi dengan Benar, Ini Penjelasan Deposito Mandiri Syariah

Diposting pada

Berinvestasi dengan Benar, Ini Penjelasan Deposito Mandiri Syariah. Deposito adalah salah satu jenis investasi dalam bentuk uang yang memiliki jangka waktu tertentu bagi nasabah perorangan ataupun lembaga. Deposito merupakan salah satu alternatif berinvestasi selain investasi emas. Menabung dengan Deposito dinilai lebih aman dan menguntungkan daripada menabung biasa. Bank Syariah Mandiri tentu tidak mau ketinggalan dengan kesempatan yang ada.

Bank yang sudah lama berdiri sejak tahun 1999 ini juga memberikan layanan deposito berbasis syariah. Dengan adanya layanan deposito di Mandiri Syariah yang dikelola dengan prinsip Mudharabah Muthlaqah, maka banyak hal menarik yang patut kita ketahui. Dengan prinsip itu, Bank diketahui berperan sebagai mudharib (pengelola dana) dan nasabah berperan sebagai shahibul maal (pemilik modal). Beda dengan deposito konvensional, cara pengelolaan keuntungan deposito Mandiri Syariah menggunakan mekanisme bagi hasil (nisbah) yang ditentukan di awal perjanjian. Bank berusaha menghimpun dana dari nasabah kemudian menyalurkan kembali kepada nasabah sesuai kesepakatan awal. Berikut penjelasan deposito Mandiri Syariah.

 

Yuk Ketahui Deposito melalui Penjelasan Deposito Mandiri Syariah

Penjelasan Deposito Mandiri Syariah
Penjelasan Deposito Mandiri Syariah

 

Sebelum membahas keuntungan deposito, adapun syarat untuk membuka deposito di Bank Mandiri Syariah, yaitu:

  1. Usia minimal 18 tahun.
  2. Bekerja minimal sebagai karyawan atau wiraswasta
  3. Identitas diri seperti fotokopi KTP/SIM/Passport apabila perorangan
  4. Identitas diri pengurus atau pejabat yang berwenang, akta pendirian dan akta perubahan perusahaan dengan pengesahannya, anggaran dasar perusahaan, SIUP, TDP/Ijin usaha dari instansi yang berwenang, NPWP, dan SK Domisili apabila pengajuan dari perusahaan.
  5. Uang pengganti materai sebesar Rp 6.000,-
  6. Uang setoran awal minimal sebesar Rp 2.000.000,-
  7. Jangka waktu deposito terbagi menjadi beberapa pilihan, yakni 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.
  8. Apabila ingin mencairkan dana deposito sebelum waktunya, maka akan dikenai biaya Rp 30.000,-

 

Adapun keuntungan dan kemudahan yang didapatkan dalam menabung deposito di Mandiri Syariah, antara lain sebagai berikut.

  1. Sistemnya adalah nisbah bukan sistem bunga bank dan disalurkan ke sektor usaha yang halal dan sesuai dengan hukum Islami sehingga terhindar dari unsur riba, maisir, dan lain-lain dan dikelola dengan prinsip Mudharabah Muthlaqah.
  2. Pemilik dana akan mendapatkan bagi hasil dari uang yang diinvestasikan, yaitu, untuk 12 bulan sebesar 53% dari nisbah untuk nasabah dan akan dikenai biaya 2% untuk pajak dan 2% untuk infaq.
  3. Jangka waktu yang fleksibel.
  4. Jaminan keamanan dana yang dikelola secara syariah oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  5. Bagi hasil yang kompetitif.
  6. Fasilitas ARO (Automatic Roll Over)
  7. Dapat dijadikan jaminan pembiayaan.
  8. Tahan krisis ekonomi dan moneter.
  9. Deposito bisa diperpanjang otomatis. Tidak perlu datang ke bank saat jatuh tempo uang pokok deposito tidak dicairkan.
  10. Return keuntungan bagi hasil lebih tinggi dibandingkan dengan return dari perbankan syariah lainnya.
  11. Bagi hasil dapat ditransfer atau dipindah-bukukan ke rekening tabungan atau giro.

 

Itulah beberapa penjelasan Deposito Mandiri Syariah. Deposito Mandiri Syariah tentu termasuk salah satu bentuk investasi yang mudah, aman, halal, dan tepat. Apabila Anda tertarik dan ingin mengetahui info lebih lanjut, maka Anda bisa melihat di web resmi www.syariahmandiri.co.id atau di Call Center (021) 5299 7755. Ada baiknya juga Anda mencari tahu terlebih dahulu testimoni-testimoni dari beberapa nasabah yang sudah berpengalaman menabung deposito di Bank Syariah Mandiri agar Anda lebih yakin untuk mencoba jenis investasi ini. Bijaklah dalam berinvestasi dan semoga bermanfaat.