Penjelasan Suku Bunga Bank dan Perannya dalam Ekonomi Negara

Posted on

Suku bunga dan bank merupakan dua hal yang berkaitan satu sama lain. Mungkin Anda sering mendengar tentang suku bunga bank yang mana menjadi bagian dari kestabilan ekonomi negara. Penjelasan tentang suku bunga bank berikut, dapat Anda jadikan informasi mengenai apa itu suku bunga bank dan bagaimana perannya terhadap ekonomi negara.

 

Penjelasan Suku Bunga Bank dari Definisi dan Pengertiannya

Penjelasan Suku Bunga Bank dari Definisi dan Pengertiannya
Penjelasan Suku Bunga Bank dari Definisi dan Pengertiannya

 

Suku bunga bank adalah sebuah istilah mendefinisikan presentase bunga dari pokok pinjaman yang dibayangkan. Hal ini memberi arti bahwa suku bunga bank sangat bergantung pada bunga bank yang dibayarkan oleh pihak Nasabah. Sementara itu bunga bank ialah sebutan untuk sebuah bentuk imbal jasa terhadap pinjaman atau terhadap harga atas penggunaan uang. Bila disimpulkan dalam dunia transaksi pada bank, bunga menjadi kompensasi yang diberikan pihak Nasabah selaku peminjam terhadap pihak yang memberi pinjaman (Bank) karena telah meminjamkan uang.

Tidak hanya pada transaksi pinjaman, suku bunga bank juga terdapat pada transaksi tabungan sehingga Nasabah bank yang menabung menerima tambahan uang dalam bentuk bunga, disesuaikan dengan besarnya tabungan dan kegiatan menabung setiap bulannya. Kedua hal tersebut yaitu bunga bank yang berupa kompensasi pinjaman dan bunga bank yang berupa tambahan uang dalam kegiatan menabung dapat dibedakan dengan sebutan Suku Bunga Kredit dan Suku Bunga Simpanan.

Lalu, bagaimana peran suku bunga bank terhadap kondisi ekonomi negara dan kestabilan ekonomi negara? Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat dalam penjelasan suku bunga bank berdasarkan pengertian dan jenisnya di atas, suku bunga bank memiliki peran penting yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Penanam modal dan pelaku pasar tentunya akan memperhatikan besar presentasi suku bunga dan berusaha memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan sebanyak-banyaknya.

Penjelasan Suku Bunga Bank Dampak Terhadap Kredit Perumahan Rakyat Serta Global

 

Maka, besar presentase suku bunga bank dapat menjadi tolak ukur pergerakan pasar ekonomi sebuah negara termasuk Indonesia. Biasanya ketika kebijakan terhadap suku bunga bank yang diberlakukan oleh Bank Sentral berada pada presentase tinggi, pihak industri-industri akan meningkatkan jumlah produksi. Mereka juga akan mengembankan industrinya dengan menaikan angka produksi, memperbanyak jumlah pekerja, dan lain-lain. Hal tersebut akan mempengaruhi devisa negara yang ikut meningkat karena kegiatan ekspor yang ikut meningkat sebagai efek jangka panjang.

Begitu pun sebaliknya, ketika presentase suku bunga bank menurun, para pihak industri ikut menurunkan angka produksi, berusaha seminimal mungkin mengurangi pengeluaran modal, demi mendapat keuntungan lebih. Apa efek jangka panjang akibat penurunan presentase suku bunga? Pihak industri akan mengurangi pemakaian tenaga kerja, sehingga angka pengangguran dapat meningkat. Selain itu devisa negara juga akan menurun.

Berbeda dalam dunia industri, naiknya suku bunga akan mengurangi daya beli rumah. Sebab besar presentase suku bunga bank dapat pula mempengaruhi Kredit Perumahan Rakyat (KPR). Keberadaan rumah-rumah sebagai bagian dari kesejahteraan masyarakat bergantung pada suku bunga dikarenakan sebagian besar penjualan rumah memakai KPR. Jika suku bunga meningkat, maka daya beli dari masyarakat akan menurun. Penurunan tersebut akan memberi efek pada pertumbuhan ekonomi yang melambat dan mendorong ke arah resesi.

Kenaikan dan penurunan suku bunga yang diberlakukan memiliki tujuan utama yaitu demi kesejahteraan masyarakat dan negara. Pergerakan pada presentase suku bunga selalu mempengaruhi ekonomi negara serta global. Itu dia penjelasan mengenai suku bunga bank secara singkat. Meski efeknya tidak langsung terasa pada masyarakat, presentase suku bunga bank setiap waktu menjadi pusat perhatian setiap negara.