Berbagai Syarat Naik KUR BRI Bagi Para Pengusaha

Diposting pada

Berbagai Syarat Naik KUR BRI Bagi Para Pengusaha. Ingin mengembangkan bisnis atau usaha Anda tetapi terkendala tambahan modal? Kini sudah bukan zamannya lagi bahwa tambahan modal menjadi hambatan untuk mengembangkan usaha. Terbukti dengan adanya program pemerintah yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu yaitu KUR (Kredit Usaha Rakyat). KUR merupakan program pemerintah yang bekerja sama dengan beberapa lembaga keuangan yaitu bank guna mendukung tumbuh kembangnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia. Salah satu bank penyedia KUR adalah BRI. Bagi Anda yang telah memiliki usaha tertentu dan ingin mendapatkan tambahan modal usaha dapat mengajukan syarat naik KUR BRI.

 

Ketahui Berbagai Syarat Naik KUR BRI Bagi Para Pengusaha

 

Syarat Naik KUR BRI 2018
Syarat Naik KUR BRI 2018

 

Perlu diketahui bahwa memasuki tahun 2018 ini pemerintah sudah menurunkan suku bunga KUR dari 9% menjadi 7% sehingga meringankan beban bunga bagi para pengusaha pemula. Menarik bukan? KUR dari BRI ini terdiri dari tiga macam yaitu KUR Mikro, KUR jenis ritel, dan juga KUR untuk TKI. Berikut berbagai persyaratan naik KUR BRI untuk ketiga jenis KUR tersebut.

 

  1. KUR Mikro

KUR Mikro memberikan kredit dengan maksimal sebesar 25 juta rupiah dengan jangka  waktu Kredit Modal Kerja (KMK) maksimal selama 3 tahun sementara Kredit Investasi (KI) dalam jangka waktu 5 tahun. KUR mikro tidak membebankan biaya provisi dan administrasi. Syarat yang harus dipenuhi bagi Anda yang ingin mengajukan KUR Mikro yaitu:

  • Individu yang telah memiliki usaha aktif, layak, dan juga produktif selama minimal 6 bulan
  • Dalam keadaan tidak menerima kredit serupa dari lembaga keuangan atau pihak lain
  • Menyerahkan persyaratan dokumen berupa KTP, KK, dan juga surat izin usaha
  1. KUR Ritel

KUR Ritel memberikan kredit sebesar 25 juta hingga maksimal 500 juta rupiah. KMK dengan jangka waktu 4 tahun sedangkan jangka waktu KI maksimal 5 tahun. KUR Ritel juga tidak memungut adanya biaya provisi maupun administrasi namun memerlukan adanya agunan. Agunan baik berupa kelayakan usaha dan juga agunan tambahan seperti sertifikat tanah, mobil, BPKP, dll sesuai ketentuan bank. Syarat naik KUR BRI jenis ritel di antaranya:

  • Individu yang memiliki usaha produktif minimal telah aktif 6 bulan
  • Tidak menerima kredit dari pihak lain
  • Memiliki surat izin usaha mikro dan kecil
  1. KUR TKI

KUR TKI diperuntukkan bagi TKI yang akan berangkat dengan penempatan ke Hongkong, Taiwan, Singapura, Brunei, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan dengan biaya kredit maksimal 25 juta Rupiah. Jangka waktu KUR Ritel ini maksimal 3 tahun atau disesuaikan dengan kontrak kerja. Berikut persyaratannya:

  • Adanya identitas berupa KTP dan KK
  • Paspor dan visa
  • Perjanjian penempatan TKI
  • Adanya perjanjian dengan pengguna jasa.

 

Khusus bagi pengusaha perlu melengkapi dokumen pendukung utama lainnya seperti legalitas usaha (akta pendirian), perizinan usaha (SIU, SK domisili, TDP), fotokopi bukti agunan dan catatan laporan keuangan atau pembukuan. Jika Anda telah mengajukan KUR BRI sebelumnya dan ingin memperpanjang atau melakukan penambahan dengan ketentuan kredit modal kerja mencapai 4 tahun dan pembiayaan investasi menjadi 7 tahun khusus untuk KUR Mikro. Sementara untuk KUR Ritel dapat memperpanjang kredit modal kerja maksimal 5 tahun dan investasi pembiayaan mencapai 7 tahun. Selain itu, perlu diperhatikan apabila riwayat angsuran Anda bermasalah juga dapat dilakukan restrukturisasi KUR. Ikuti program KUR dan nikmati tambahan modal yang didapatkan!